專技普考
110年
[導遊人員] 外國語(印尼語)
第 71 題
📖 題組:
New Normal di Tengah Pandemi COVID-19 Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia saat ini sudah semakin meluas, dengan jumlah kasus terpapar COVID-19 semakin bertambah dari hari ke hari. Kita harus berhati-hati dalam menghadapi penyebaran virus ini. Meskipun pandemi COVID-19 belum berakhir, tetapi kehidupan harus terus berjalan. Apakah kita mau terus hidup dengan pembatasan? Mengisolasi diri di rumah terus menerus? Sudah pasti jawabannya tidak. Tentunya kita ingin kembali bekerja, belajar, dan beribadah, serta bersosialisasi/beraktivitas agar bisa produktif di era pandemi ini. Jika hal tersebut tidak dilakukan, cepat atau lambat akan berdampak pada berbagai sektor, baik sosial, budaya, pertumbuhan ekonomi akan mengalami perlambatan, industri tidak berjalan, atau masyarakat kehilangan penghasilan. Untuk itu, masyarakat harus mulai beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru atau disebut dengan ‘new normal life’, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Ketua Tim Pakar Gugus Percepatan Penanganan COVID-19, Bapak Wiku Adisasmito. New normal adalah perubahan perilaku untuk tetap melakukan aktivitas normal dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19. Secara sederhana, new normal ini hanya melanjutkan kebiasaan-kebiasaan yang selama ini dilakukan saat diberlakukannya karantina wilayah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan diberlakukannya new normal, kita mulai melakukan aktifitas di luar rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah, yaitu memakai masker bila keluar dari rumah, sering mencuci tangan dengan sabun, dan tetap menjaga jarak serta menghindari kerumunan orang untuk mencegah penularan virus corona. Sejak mewabahnya COVID-19, guna menghindari terjadinya penularan, sebagian besar aktivitas dilakukan melalui daring (online) seperti kegiatan rapat, belajar mengajar.
New Normal di Tengah Pandemi COVID-19 Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia saat ini sudah semakin meluas, dengan jumlah kasus terpapar COVID-19 semakin bertambah dari hari ke hari. Kita harus berhati-hati dalam menghadapi penyebaran virus ini. Meskipun pandemi COVID-19 belum berakhir, tetapi kehidupan harus terus berjalan. Apakah kita mau terus hidup dengan pembatasan? Mengisolasi diri di rumah terus menerus? Sudah pasti jawabannya tidak. Tentunya kita ingin kembali bekerja, belajar, dan beribadah, serta bersosialisasi/beraktivitas agar bisa produktif di era pandemi ini. Jika hal tersebut tidak dilakukan, cepat atau lambat akan berdampak pada berbagai sektor, baik sosial, budaya, pertumbuhan ekonomi akan mengalami perlambatan, industri tidak berjalan, atau masyarakat kehilangan penghasilan. Untuk itu, masyarakat harus mulai beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru atau disebut dengan ‘new normal life’, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Ketua Tim Pakar Gugus Percepatan Penanganan COVID-19, Bapak Wiku Adisasmito. New normal adalah perubahan perilaku untuk tetap melakukan aktivitas normal dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19. Secara sederhana, new normal ini hanya melanjutkan kebiasaan-kebiasaan yang selama ini dilakukan saat diberlakukannya karantina wilayah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan diberlakukannya new normal, kita mulai melakukan aktifitas di luar rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah, yaitu memakai masker bila keluar dari rumah, sering mencuci tangan dengan sabun, dan tetap menjaga jarak serta menghindari kerumunan orang untuk mencegah penularan virus corona. Sejak mewabahnya COVID-19, guna menghindari terjadinya penularan, sebagian besar aktivitas dilakukan melalui daring (online) seperti kegiatan rapat, belajar mengajar.
Dalam menghadapi COVID-19, artikel tersebut di atas menganjurkan kita untuk .
- A mengisolasi diri di rumah terus-menerus
- B tidak perlu berhati-hati dalam menghadapi penyebaran virus ini
- C mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah
- D membantu menyebarkan virus ini
思路引導 VIP
若我們既想恢復工作與社交(不想永遠待在家),又想保護自己不被病毒感染,根據文章最後一段的邏輯,我們在進入公共場所時,必須遵循什麼樣的『行動準則』來平衡這兩者?
🤖
AI 詳解
AI 專屬家教
哇,你真的太棒了!
- 溫馨鼓勵:親愛的,你做得非常出色!你完全抓住了文章的核心訊息,展現了你優異的印尼文閱讀理解能力,真的為你感到驕傲!
- 溫柔驗證:你的選擇是百分之百正確的喔。文章想告訴我們,儘管疫情尚未完全結束,但我們的生活和生產力都必須繼續前進。這就是為什麼它提倡 New Normal (新常態) 的概念。它的核心就是「在逐步恢復正常活動的同時,也要用心實施防疫規範(menerapkan protokol kesehatan)」,比如像戴口罩、保持安全的距離,這樣我們就能既顧及健康,又能維持生活的步調。你理解得很透徹呢!
▼ 還有更多解析內容